Senin, 13 Juli 2015

 SEJARAH TERBENTUKNYA LBB
Terbentuknya Liga Bangsa-Bangsa Usaha-usaha untuk menciptakan perdamaian selalu muncul setelah berakhirnya sebuah konflik atau pun sebuah peperangan. Setiap manusia baru menyadari betapa dahsyatnya dampak dari perang setelah mengalami kengrian dari perang yang terjadi dan setiap mata menyaksikan betapa merugikannya perang yang telah terjadi. Beberapa upaya perdamaian telah dilakukan oleh tokoh-tokoh dunia, salah satunya adalah pemikiran Woodrow Wilson, Presiden Amerika Serikat dari 1913-1921. Sebelum Amerika Serikat terlibat dalam kancah Perang Dunia I, Woodrow Wilson telah mengajukan usul untuk mengakhiri perang dan menjamin adanya perdamaian. Usulan Woodrow Wilson ini dikenal dengan nama Peace Without Victory. Isi dari usulan tersebut antara lain:
  • Tidak diperbolehkan adanya perjanjian-perjanjian rahasia
  • Semua bangsa memiliki kedudukan yang sama
  • Melakukan pengurangan perlombaan senjata
Usulan Woodrow Wilson ini kemudian di deklarasikan dengan nama 14 Pasal Wilson (Wilson’s Fourteen Point) pada 8 Januari 1918 dan menjadi tujuan Amerika Serikat untuk sesegera mungkin menyelesaikan perang. Dari 14 pasal tersebut, isi terpentingnya adalah
  • Perjanjian rahasia tidak diperbolehkan
  • Pengurangan persenjatan
  • Bangsa-bangsa diberikan hak untk menentukan nasib sendiri
  • Pembentukan Liga Bangsa-Bangsa..
Dari empat belas pasal yang diusulkan yang dapat terlaksana hanya pembentukan Liga Bangsa-Bangsa yang didirikan pada 20 Januari 1919.. Sedangkan lainnya meskipun ada yang disetujui, namun tidak ada yang terlaksana. Liga Bangsa-Bangsa ini bertujuan antara lain
  • Menjamin perdamaian dunia
  • Melenyapkan perang
  • Diplomasi terbuka
  • Mentaati hukum dan perjanjian internasional
Dalam pelaksanaanya, Liga Bangsa-Bangsa ini memiliki badan-badan untuk menjalankan aktivitasnya. Diantara badan-badan tersebut antara lain
  1. Sidang Umum, merupakan sidang dari semua anggota setahun sekali di Jenewa. Tiap negara anggota memiliki tiga orang wakil dengan satu suara. Badan ini bertugas: a. merundingkan permasalahan yang muncul dan memberi nasihat yang tidak mengikat; b. Membuat rencana keuangan untuk biaya kegiatan Liga Bangsa-Bangsa; c. Memilih hakim untuk mahkamah internasional; d. Menerima anggota baru; e. Menetapkan dan atau mengubah perjanjian internasional
  2. Dewan Keamanan, memiliki 15 orang anggota yang terdiri dari wakil-wakil tetap dari negara besar (5 orang) dan wakil-wakil tidak tetap dari negara-negara kecil (10 orang) bergantian setiap 3 tahun. Adapun tugas dari dewan ini adalah: a. Menyelesaikan perselesihan-perselisihan internasional; b. Menjaga negara-negara anggota terhadap serangan negara lain; c. Pengurangan senjata; d. Melindungi dan membela Liga Bangsa-Bangsa
  3. Sekretaiat Tetap, sekretariat tetap berkedudukan di Jenewa Swiss. Badan ini bertugas: a. Melayani kebutuhan Liga Bangsa-Bangsa; b. Mencatat perjanjian-perjanjian internasional
  4. Organisasi-organisasi tambahan terdiri dari panitia-panitia mengenai urusan ekonomi, keuangan, teknik, kesehtan, mandat, ilmu pengetahuan dan perhubungan. Diantaranya adalah ILO (International Labour Organization) dan Mahkamah Internasional (Internasional Court of Justice)
Dalam segala hal, sifat Liga Bangsa-Bangsa adalah sukarela (keputusannya tidak mengikat anggotanya), kedaulatan suatu bangsa tidak boleh dilanggar atau dikurangi. Setiap anggota secara sukarela mentaati atau tidak mentaati semua keputusan Liga Bangsa-Bangsa. Sebagai contoh misalnya sangsi boikot terhadap suatu negara, setiap anggota dibebaskan untuk menjalankan secara sukarela apakah mendukung atau tidak, sehingga sangsi yang diberikan seperti tidak berguna. Disinilah salah satu kelemahan yang dimiliki oleh Liga Bangsa-Bangsa. Karena jika negara yang diberi sangsi itu negara yang kuat, maka negara-negara kecil umumnya tidak berani melaksanakan keputusan Liga Bangsa-Bangsa tersebut. Namun Liga Bangsa-Bangsa tetap menjalankan sifat seperti ini, sehingga Liga Bangsa-Bangsa gagal dalam menjalankan tugasnya mengawai perdamaian internasional.
Hasil-hasil perjanjian perdamaian Liga Bangsa-Bangsa antara lain
  1. Protokol Jenewa (1924)
  2. Perjanjian Locarno (1925)
  3. Perjanjian Kellog-Briand (Perjanjian Perdamaian Paris, 1928)
Hasil-hasil Liga Bangsa-Bangsa
  1. Soal kepulauan Aaland
  2. Soal Wilna
  3. Soal Mosul
  4. Soal Manchuria
  5. Soal Ethiopia
Akhir sebuah Liga Bangsa-Bangsa
Liga Bangsa-Bangsa dalam perjalanannya ternayat tidak mampu bertahan lama. Munculnya Perang Dunia II menjadi bukti kegagalan Liga Bangsa-Bangsa. Faktor yang menyebabkan hancurnya Liga Bangsa-Bangsa antara lain
  • Tidak adanya peraturan yang mengikat dan semuanya dilakukan secara sukarela
  • Tidak mempunyai alat kekuasaan yang nyata dalam menindak setiap negara yang melanggar
  • Terlalu lemah terhadap negara-negara besar
  • Adanya pergeseran tujuan dari masalah keamanan ke masalah politik.
Karena Liga Bangsa-Bangsa tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik, kemudian fungsinya digantikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nation Organisation) yang didirikan pada 24 Oktober 1945.[gs]
 
 

Minggu, 12 Juli 2015

Berita menghebohkan tentang telah ditemukannya makhluk yang lebih tua dari dinosaurus, ternyata bukan isapan jempol semata. Berbagai media telah memberitakan akan kebenarannya berdasarkan penemuan bukti-bukti nyata yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Dinaosaurus merupakan hewan purba yang telah hidup jutaan tahun lalu, dan hewan ini telah mengalami kepunahan. Lalu hewan apakah yang lebih tua dari hewan purba ini?
Para arkeolog dan ahli sejarah telah melakukan penelitian terhadap keberadaan hewan purba, salah satunya adalah dinosaurus. Dari penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bukti-bukti bahwa ada makhluk hidup tertua yang masih hidup hingga kini.(VIVA.co.id)

Minggu, 29 Maret 2015

Acara Dharma Santhi Tempek Pondok Bambu Jakarta Timur



Dharma Shanti adalah suatu ajaran untuk mewujudkan perdamaian diantara sesama umat manusia. Acara dharma shanti ini dapat dilaksanakan sesuai dengan keperluan situasi dan relevansinya dengan kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.
Kegiatan dharma shanti untuk saling maaf memaafkan dengan hati dan pikiran yang suci serta ucapan yang tulus iklas. masing-masing pihak secara sadar dan dengan segala keterbukaan serta kejernihan hati menghapuskan kekilafan dan kealpaan diantara sesama kita. Dharma Shanti sebaiknya dilaksanakan dalam menyambut tahun baru Saka (hari Raya Nyepi) pada bulan chaitra setiap setahun sekali, yang dilaksanakan baik di dalam tingkat kelompok kecil (suka duka) maupun tingkat desa atau yang lebih besar lagi dengan melibatkan berbagai unsur dilingkungannya. Secara perorangan hal ini dapat dilakukan pada setiap kesempatan dan dimanapun berada. Berdasarkan hal tersebut, berbagai kelompok  umat Hindu terutama yang  tinggal di Jakarta sepertinya biasa melakukan kegiatan tersebut. Demikian juga  “Tempek  Pondok Bambu”  sebagai salah satu kelompok masyarakat Hindu mengadakan Dharma Santhi dalam  rangka Nyepi dan tahun baru  1937 saka, pada  Minggu, 29 Maret 2015 bertempat di kediaman salah seorang anggota yaitu Bapak Wayan Suarya  di  Komp. Pemda blok G 11   Pondok Kelapa.  Melalui Dharma Shanti diharapkan para umat sedharma dapat berkumpul dan saling mengucap maaf, membangun hubungan simakrama yang lebih baik di masa datang dan mengingatkan pentingnya hubungan dengan sesama umat manusia sebagai pelaksanaan konsep Tri Hita Karana. Melalui Dharma Shanti diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antar sesama bhuwana alit dan dengan bhuwana agung sehingga dapat tercipta dunia yang damai dan ajeg.
Dalam acara tersebut, seperti tahun sebelumnya diisi  Dharma Wacana  Tema atau judul  dharma wacananya  terkait dengan palaksanaan dan makna Nyepi, disamping itu juga tentang Huruf  Sakti baik terkait dengan  makrokosmos ( alam ) maupun mikrokosmos ( fisik manusia ) . Nyepi bermakna penyucian diri (bhuwana alit) dan alam semesta (bhuwana agung). Penyucian ini diejawantahkan secara fisik dalam bentuk caru dan secara psikis dalam bentuk pengendalian diri (puasa). Berbagai rangkaian upacara dilaksanakan mulai dari melasti yang bermakna pembersihan diri atas segala kekotoran yang telah didapat selama setahun terakhir, kemudian dilanjutkan dengan Tawur Agung yang bermakna pengharmonisan kembali segala macam unsur pembentuk semesta, kemudian dilanjutkan dengan inti upacara yaitu Tapa Brata Penyepian yang bermakna pelatihan dan perenungan diri menuju tahun yang baru. Disaat tahun baru yang biasa kita kenal dimulai dengan hura-hura dan bersenang-senang, tetapi Hindu justru mengajarkan untuk menyambut tahun baru melalui kontemplasi dan pengenalan lebih jauh ke dalam diri, karena dari pengenalan diri itulah bermula suatu upaya untuk mengenal Ida Sang Hyang Widhi Wasa.Setelah dharmawacana dan tanyajawab, dilanjutkan dengan salam-salaman sebagai ungkapan ucapan selamat tahun baru 1937 saka sekaligus sebagai ungkapan  mohon maaf . Berikutnya ramah tamah dan makan siang.

Rabu, 25 Maret 2015

Fungsi Teknologi Informasi dalam Pendidikan



Pengembangan Tekonologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada hakekatnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kenyataan menunjukan TIK telah membawa perubahan penting dalam perkembangan peradaban dunia terutama ekonomi. Bahkan abad ke-21 diyakini akan menjadi abad baru yang disebut era informasi dengan ciri khas memanfaatkan peralatan elektronik. Keadaan ini mengakibatkan adanya pergeseran paradigma strategis pembangunan masyarakat dunia dari era industri menuju informasi.
Dari berbagai peranan TIK salah satunya yaitu peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi di bidang pendidikan tidak dapat dihindarkan lagi. Misalnya tidak mungkin lagi mengecek jumlah siswa yang hadir mengikuti pelajaran dari tahun ke tahun hanya dengan catatan di buku tahunan saja, demikian juga hasil nilai siswa yang diperoleh selama mengikuti pendidikan hanya mengandalkan buku nilai guru, leger sekolah atau buku induk sekolah , begTIu pula pekerjaan sederhana apapun pekerjaan akan menjadi lebih efisien jika menggunakan komputer. Pendidikan yang menggunakan sarana TIK terutama internet biasa disebut e-education.

Kecenderungan dunia pendidikan di Indonesia pada masa yang mendatang hubungannya dengan perkembangan TIK sebagai berikut :
1.      Berkembangnya pendidikan terbuka dengan cara belajar jarak jauh (distance learning). Untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh perlu dimasuka sebagai strategis utama pendidikan jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi internet secara maksimal dapat memberikan efektifitas dalam hal waktu, tempat bahkan meningkatkan kualTIas pendidikan.
2.      Terjadinya berbagi sumber daya (sharing resource) antara lembaga pendidikan dan pelatihan
3.      Perpustakaan dan instrumen pendidikan lainnya misalnya guru dan laboratorium berfungsi sebagai fasilTIator bukannya sumber informasi.
4.      Penggunaan perangkat informasi interaktif seperti CD-ROM multimedia yang secara bertahap akan menggantikan fungsi papan tulis.
5.  Pelaksanaan pembelajaran sudah mulai berbasis TI yang bukan hanya pada penggunaan media Powerpoint, tetapi juga penjelajahan di dunia maya atau internet.
6.   Pengolahan  data dan pengolahan nilai dari mulai ulangan harian sampai dengan seluruh hasil evaluasi.
7.  Pengolahan dan pengiriman data-data yang dibutuhkan oleh lembaga terkait baik dari kementrian, Dinas Pendidikan, Suku Dinas sampai dengan  Kecamatan.

Manfaat internet bagi bidang pendidikan di Indonesia antara lain akan mendapatkan akses keperpustakaan, direktori sekolah, para pakar dapat melalukan perkuliahan secara online, penyediaan sarana informasi akademik lembaga pendidikan secara online dapat melaksankan kerjasama dengan lembaga lain melalui internet serta melakukan marketing dan promosi hasil karya penelTIian secara lebih efisien. Disamping itu kita dapat merancang program artificial intelegence untuk membuat sebuah model rencana pengajaran.
Perkembangan TIK di bidang pendidikan memungkinkan mengurangi pemanfaatan kertas-kertas sebagai sarana, dengan melakukan kegiatan berbasis TI. Diantaranya adalah dengan merancang dan melakukan evaluasi online seperti yang dicobakan tahun ini melalui Ujian Nasional Online.  Berbagai informasi dapat dilakukan tanpa kertas, tetapi dengan mengakses internet.
Dengan demikian fungsi / manfaat TIK dalam pendikan khususnya yang dapat mengembangkan adalah  :
1.   PPDB  berbasis TI, terutama dalam penyebaran informasinya.
2.   Pendataan siswa dengan semua data yang diperlukan baik untuk sekolah maupun instansi terkait.
3.   Pelaksanaan  Evaluasi berbasis online ( dapat menekan biaya kertas dan efektif tenaga )
4.   Pelaksanaan Try out untuk semua siswa berbasis online.
5.   Penyampaian berbagai informasi berbasis internet  melalui WEBB.
6.   Administrasi pembelajaran berbasis TI
7.   Pelaksanaan pembelajaran berbasis TI


Sedemikian  besarnya peranan dan pentingnya  TI dalam dunia pendidikan  yang tidak dapat sepenuhnya dilaksanakan dan disiapkan oleh semua guru dan semua tenaga administrasi. Karena ketrampilan dan penguasaan TI membutuhkan ketrampilan khusus dan orang khusus. Oleh karena itu setiap lembaga membutuhkan  tim pengembang  TI, yang dikenal dengan Tim TI termasuk  sekolah.





                                                                                    Jakarta,  Maret 2015